Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (DSDM UGM) bersama Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) UGM menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA) pada Selasa, 6 Mei 2026 dilanjutkan mini workshop pada minggu berikutnya dengan memadukan pelaksanaan luring dan daring (hybrid). Kegiatan ini bertujuan untuk memutakhirkan pengetahuan tentang skema Pekerti-AA terbaru, teknik fasilitasi pembelajaran, menyelaraskan persepsi, dan pemutakhiran kerangka materi Pekerti-AA. Pelatihan ini diikuti oleh para dosen calon narasumber/fasilitator pembelajaran dari fakultas/sekolah di lingkungan UGM. Melalui kegiatan ToT PEKERTI-AA, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai teknik instruksional, strategi pembelajaran aktif, penyusunan capaian pembelajaran, hingga metode evaluasi pembelajaran yang efektif dan inovatif.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung interaktif dengan menghadirkan sesi diskusi, penyusunan desain pembelajaran, serta berbagi pengalaman antar peserta. Format hybrid memungkinkan peserta mengikuti kegiatan secara fleksibel tanpa mengurangi kualitas interaksi dan materi yang disampaikan.
Salah satu narasumber, Dr. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU., menyampaikan pentingnya transformasi dalam dunia pendidikan tinggi. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa transformasi pembelajaran dilakukan karena beberapa alasan utama, yaitu pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, transformasi ekosistem digital, serta peningkatan profesionalisme yang terstandar
Program PEKERTI sendiri merupakan salah satu program pengembangan kompetensi dosen yang bertujuan meningkatkan kemampuan dasar instruksional dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta mampu menjadi trainer yang kompeten dan mampu menularkan praktik pembelajaran yang efektif kepada sivitas akademika lainnya.
Penyelenggaraan ToT PEKERTI juga menjadi wujud komitmen UGM dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui pengembangan kapasitas dosen yang berkelanjutan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi semakin inovatif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa. (DSDM/Adi).

