Dalam rangka memberikan edukasi komprehensif kepada pegawai UGM mengenai kesiapan mental dan finansial dalam memiliki hunian, . Webinar ini bertujuan membekali pegawai dengan literasi yang tepat agar tidak terjebak pada tekanan sosial atau kesalahan pengambilan keputusan yang berdampak pada kesejahteraan (well-being) jangka panjang. Selain literasi mandiri, program ini juga memfasilitasi informasi akses pendanaan rumah melalui skema perbankan dan subsidi pemerintah sebagai opsi solusi yang aman secara kebijakan institusi.
Dalam rangka memberikan edukasi komprehensif kepada pegawai UGM mengenai kesiapan mental dan finansial dalam memiliki hunian, , Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (DSDM UGM) menyelenggarakan webinar bertajuk “Literasi Kepemilikan Rumah: Siap Punya Rumah untuk Pegawai UGM” pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan kerja sama UGM dengan PT. Bank Tabungan Negara (BTN) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 486 pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan UGM.
Kegiatan dibuka oleh Kasubdit Asesmen dan Pelatihan Erna Kartini, S.E., MBA. Dalam sambutannya, Erna menyampaikan pentingnya literasi kepemilikan rumah yang tepat agar pegawai tidak terjebak pada tekanan sosial atau kesalahan pengambilan keputusan yang berdampak pada kesejahteraan (well-being) jangka panjang. Selain itu Erna juga menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang baik dengan mitra dalam penyelenggaraan webinar ini,
Webinar ini menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya, yaitu Bapak Sekar, S.S dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman DIY dan beliau adalah Pembimbing Lapangan Kemen PKP DIY serta Ibu Kurnia Dewi Consumer Lending Unit Head BTN Kantor Cabang Yogyakarta. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan berbagai informasi penting terkait kebijakan perumahan, akses pembiayaan, serta strategi kepemilikan rumah yang sesuai dengan kondisi finansial pegawai.
Bapak Sekar menekankan bahwa kepemilikan rumah seharusnya dipandang sebagai bagian dari upaya mencapai kesejahteraan yang menyeluruh. “Menempatkan hunian sebagai basis kesejahteraan fisik dan mental, bukan sekadar simbol status sosial, mengalihkan fokus dari ekspektasi publik menuju pemenuhan kebutuhan pribadi yang lebih bermakna” ungkapnya.
Sementara itu, Ibu Kurnia Dewi menjelaskan berbagai skema pembiayaan perumahan, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta memberikan tips dalam mengelola keuangan agar cicilan tetap sehat dan terencana. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah praktis dalam memilih hunian yang sesuai dengan kemampuan finansial.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan secara langsung kepada narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, khususnya terkait mekanisme pengajuan KPR.
Melalui webinar ini, diharapkan para pegawai UGM semakin memahami langkah-langkah strategis dalam memiliki rumah serta mampu merencanakan keuangan secara bijak demi mewujudkan hunian impian yang aman dan berkelanjutan. (DSDM/Adi).

