Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) bekerja sama dengan Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik (DKIA) menyelenggarakan Seri Pelatihan Pembelajaran Daring bagi Dosen UGM Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UGM untuk memperkuat kapasitas dosen dalam menghadapi perubahan paradigma pendidikan di era digital serta mendorong inovasi dalam proses pengajaran di lingkungan kampus. Seri pelatihan ini dirancang secara berkelanjutan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis bagi para dosen dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran daring yang efektif, interaktif. Pelatihan dilaksanakan antara tanggal 14 – 31 Oktober 2025.
Peserta yang terdiri dari dosen berbagai fakultas dan sekolah di lingkungan UGM mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan secara bertahap dan memperoleh pendampingan dalam mengimplementasikan hasil pelatihan di mata kuliah masing-masing.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, pengembang konten digital, serta praktisi pendidikan tinggi yang berpengalaman dalam merancang sistem pembelajaran berbasis teknologi. Dr. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., menyampaikan materi Strategi Penyusunan Pembelajaran Daring yang Efektif. Di era ekonomi digital, setiap lulusan diharapkan mahir menggunakan teknologi informasi, menganalisis data, dan beradaptasi dengan otomasi serta kecerdasaan buatan, ujarnya.
Sementara itu, Dr. Irwan Endrayanto Aluicius, S.Si., M.Sc., menyampaikan materi Menyusun Kelas Online dalam MOOC. Sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, UGM memiliki tujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan pendidikannya di Indonesia, tidak hanya pada mahasiswa namun juga untuk profesional di berbagai bidang. Oleh sebab itu, UGM mengembangkan sistem pendidikan berbasis daring dengan nama “UGM Online”.
Teknik Produksi Massive Open Online Course (MOOC) Dasar dipaparkan oleh Dwi Nur Rizkiansyah, S.I.Kom. Dalam paparan, Dwi menekankan pentingnya dosen memahami prinsip dasar dalam memproduksi materi MOOC, mulai dari perencanaan konten, teknik pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan video pembelajaran. Dengan penguasaan teknik produksi yang memadai, diharapkan para dosen dapat menghasilkan materi ajar yang menarik, efektif, serta sesuai dengan standar pembelajaran daring UGM.
Teknik Produksi Video Mandiri untuk Pembelajaran Digital disampaikan oleh Harry Freitag Luglio Muhammad, S.Gz., Dietisien, M.Sc. Pada seri pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada berbagai fitur unggulan platform Canva, mulai dari perekaman dan pengolahan video, penyuntingan visual dan audio, penambahan infografis, hingga publikasi konten pembelajaran yang efektif. Aplikasi ini dipilih karena kemudahannya dalam digunakan serta menyediakan berbagai fitur pendukung yang mampu membantu dosen menghasilkan materi ajar yang menarik secara mandiri.
Sebagai puncaknya, pelatihan Teknik Produksi MOOC Lanjut dipandu oleh Munandar Aji Wibowo, yang membahas strategi produksi tingkat lanjut. Materi meliputi konsep dan desain produksi, optimalisasi kualitas video, integrasi multimedia interaktif, hingga manajemen konten di platform MOOC. Pelatihan ini diharapkan mampu membantu dosen menghasilkan materi pembelajaran yang lebih profesional, engaging, dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajar.
Melalui rangkaian pelatihan ini, UGM berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pembelajaran daring yang berkualitas dan inklusif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari inisiatif universitas dalam mendukung transformasi digital pendidikan tinggi dan memperluas akses pembelajaran terbuka bagi masyarakat luas melalui platform MOOC UGM. (DSDM/Adi)

