Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (DSDM UGM) menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) Dosen UGM Tahun 2026 sebagai upaya strategis dalam memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dosen, khususnya bagi dosen baru di lingkungan UGM. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karier dosen sekaligus penjaminan mutu tridharma perguruan tinggi.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan UGM, Prof. Dr. Supriyadi, M.Sc., yang sekaligus menyampaikan materi mengenai Strategi Utama UGM 2022–2027 dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia. Latsar ini dirancang untuk membekali dosen dengan pemahaman menyeluruh tentang kebijakan, tata kelola, nilai-nilai filosofis, serta arah pengembangan UGM menuju World Class University.
Latsar Dosen UGM 2026 dilaksanakan pada 19 Januari sampai dengan 24 Februari 2026 dengan menghadirkan narasumber dari pimpinan universitas, pakar pendidikan tinggi, serta praktisi akademik berpengalaman. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring, luring, dan blended dan diikuti oleh 106 dosen dari berbagai fakultas dan sekolah di UGM.
Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi strategis, antara lain kepemimpinan dan kewirausahaan dosen, struktur organisasi dan tata kelola UGM, strategi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan publikasi berdampak, pengabdian kepada masyarakat, inovasi akademik di era Industri 5.0, hingga etika keilmuan dan integritas akademik.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai ke-UGM-an, menjunjung tinggi integritas akademik, serta menerapkan praktik pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi wahana pembentukan jejaring akademik antar dosen lintas fakultas dan sekolah di lingkungan UGM.
Kegiatan lapangan dilaksanakan selama dua hari yaitu pada 27–28 Januari 2026 di Field Research Center (FRC) UGM, Kulon Progo, dan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM. Hari pertama di FRC Kulon Progo diawali dengan pemaparan materi mengenai pengembangan jejaring, kerja sama, serta hilirisasi hasil penelitian yang memberikan wawasan kepada peserta tentang pentingnya kolaborasi dan pemanfaatan hasil riset agar memberikan nilai tambah dan kemanfaatan bagi masyarakat. Peserta juga mendapatkan pengenalan terkait inkubasi riset di FRC, sebagai contoh nyata ekosistem riset terapan UGM yang mendukung inovasi dan pengembangan potensi daerah.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan di PIAT UGM dengan agenda building collaborative team melalui aktivitas luar ruang yang dirancang untuk menumbuhkan kerja sama, kepemimpinan, dan komunikasi efektif antar dosen lintas disiplin. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai inkubasi riset di PIAT UGM, khususnya dalam pengembangan inovasi agroteknologi dan pemanfaatan teknologi tepat guna yang mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan implementasi dan presentasi laporan Action Learning Project (ALP) pada periode 29 Januari hingga 23 Februari 2026. Proyek ini bertujuan untuk mendorong implementasi langsung hasil pelatihan dalam konteks kerja nyata. Hasil ALP kemudian dipresentasikan secara daring pada 24 Februari 2026.
Dengan terselenggaranya Pelatihan Dasar Dosen 2026, UGM berharap dapat terus melahirkan dosen-dosen yang unggul, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan UGM sebagai universitas berkelas dunia yang berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan. (DSDM/Adi).

