Pelayanan Prima merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memberikan pelayanan terbaik yang berorientasi pada kepuasan pengguna layanan melalui proses yang profesional, responsif, transparan, dan berkelanjutan. Layanan prima ditandai dengan kemampuan memahami kebutuhan pengguna, memberikan solusi yang tepat, serta menciptakan pengalaman layanan yang positif. Hal ini diwujudkan melalui komunikasi yang efektif, sikap ramah dan empatik, serta kesigapan dalam menangani permintaan maupun keluhan secara bertanggung jawab.
Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (DSDM UGM) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Pelayanan Prima bagi tenaga kependidikan. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman nilai, kompetensi, serta sikap profesional sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan yang unggul, humanis, dan berkelanjutan di lingkungan UGM. Kegiatan jni diselenggarakan pada 9-10 Februari 2026 dan dihadiri 76 peserta perwakilan fakultas dan unit kerja di lingkungan UGM.
Kegiatan diawali dengan paparan Dr. Heri Santoso yang membawakan materi “Nilai-Nilai UGM sebagai Fondasi Pelayanan Prima”. Dalam pemaparannya, Dr. Heri Santoso menegaskan bahwa nilai-nilai ke-UGM-an memiliki fungsi strategis bagi tenaga kependidikan UGM, yaitu memberi arah, tujuan, dan makna hidup, sekaligus membentuk identitas diri dan jati diri sivitas akademika UGM. Internalisasi nilai tersebut menjadi landasan sikap dan perilaku tendik dalam memberikan pelayanan yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pengabdian.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog dengan materi “Penerapan Kompetensi Inti Jabatan dalam Pelayanan Prima”. Ia menekankan pentingnya penerapan kompetensi inti jabatan secara konsisten dalam praktik pelayanan sehari-hari. Kompetensi seperti integritas, kolaborasi, inklusif, agilitas dan berorientasi pada kebermanfaatan menjadi kunci dalam menciptakan layanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dari Ferry Anggara, S.E., M.M., CSES. yang membawakan materi “Membangun Sikap dan Perilaku Pelayanan Prima dan Professional Grooming”. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa sikap positif, etika kerja, bahasa tubuh, serta penampilan profesional merupakan bagian tak terpisahkan dari pelayanan prima. Professional grooming dipandang sebagai representasi kesiapan, kredibilitas, dan citra positif institusi dalam setiap interaksi layanan.
Melalui kegiatan Pelatihan Pelayanan Prima ini, UGM berharap tenaga kependidikan mampu mengimplementasikan nilai-nilai ke-UGM-an, kompetensi inti jabatan, serta sikap dan penampilan profesional secara konsisten dalam memberikan layanan. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan budaya kerja melayani yang mendukung terwujudnya UGM sebagai universitas berkelas dunia yang berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan. (DSDM/Adi).

