Yogyakarta – Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Korpagama telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pemilihan Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Unsur Tenaga Kependidikan Periode 2026–2031 secara transparan, partisipatif, dan akuntabel. Kegiatan ini merupakan amanat dari Peraturan MWA UGM Nomor 2 Tahun 2021 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pemilihan Anggota MWA UGM sebagaimana telah diubah dengan Peraturan MWA UGM Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan MWA UGM Nomor 2 Tahun 2021.
Kegiatan disiarkan secara langsung dari Ruang Ketuhanan, Fakultas Filsafat pada kanal Youtube dan Instagram Direktorat SDM UGM. Rangkaian kegiatan diawali dengan Curah Gagasan pada Senin, 20 April 2026 yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan. Dalam kegiatan ini, tujuh bakal calon anggota MWA unsur Tenaga Kependidikan yang telah lolos seleksi administrasi dan kesehatan menyampaikan gagasan serta visi terbaiknya di hadapan panelis dan penonton Youtube dan Instagram. Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi Tenaga Kependidikan untuk mengenal lebih dekat para kandidat sebelum menentukan pilihan.

Pada sambutan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan UGM, Bapak Prof. Dr. Supriyadi, M.Sc., C.A., Ak. menegaskan bahwa Anggota MWA baik unsur dosen, tokoh masyarakat, maupun Tenaga Kependidikan, memiliki peran yang sangat strategis dalam merumuskan arah kebijakan makro dan visi dan misi Universitas. Keterlibatan seluruh unsur, merupakan bagian penting dalam upaya menghadirkan tata kelola Universitas yang akuntabel, kolaboratif, dan transparan. Oleh karena itu, keterwakilan unsur Tenaga Kependidikan menjadi sangat penting untuk memastikan aspirasi Tenaga Kependidikan terakomodasi dalam kebijakan tertinggi Universitas.
Pemilihan dilakukan melalui mekanisme e-voting melalui SIMASTER yang dibuka selama 24 jam mulai 20 April 2026 pukul 12.00 sampai dengan 21 April 2026 pukul 12.00. Seluruh Tenaga Kependidikan Tetap UGM, baik PNS maupun nonPNS, berpartisipasi aktif dalam proses demokratis ini dengan menggunakan hak pilihnya secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, pengumuman hasil pemilihan dilaksanakan melalui sesi Live Result pada Selasa, 21 April 2026, yang disiarkan secara terbuka melalui kanal YouTube Direktorat SDM UGM.
Pada sambutan Direktur SDM, Bapak Prof. Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D menyampaikan bahwa momentum pengumuman hasil pemilihan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini menjadi refleksi nilai-nilai kesetaraan, inklusivitas, dan partisipasi. Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi dan keadilan tercermin dalam proses pemilihan ini, di mana setiap Tenaga Kependidikan Tetap memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam menentukan arah kebijakan universitas. Direktorat SDM UGM menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Tenaga Kependidikan yang telah berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, antara lain Fakultas Filsafat UGM sebagai tuan rumah, para panelis, Panitia Ad Hoc (PAH) Pemilihan Anggota MWA, serta panitia pelaksana dari berbagai unit kerja.
Partisipasi Tenaga Kependidikan dalam proses pemilihan ini tercermin dari tingginya angka keikutsertaan pemilih. Dari total daftar pemilih sebanyak 4.049 orang, terdapat 2.191 Tenaga Kependidikan telah menggunakan hak pilihnya atau setara dengan 54,1%.
Berdasarkan hasil penghitungan suara Ibu Fitria Yuniarti, S.H., M.Kn. memperoleh suara terbanyak, yakni sebesar 27,20% dari total suara. Hasil tersebut kemudian dituangkan dalam Berita Acara dan diserahkan kepada Senat Akademik melalui PAH Pemilihan Anggota MWA untuk mendapatkan penetapan resmi sebagai Calon Anggota MWA Unsur Tenaga Kependidikan Periode 2026–2031.
Melalui proses ini, diharapkan terpilih perwakilan Tenaga Kependidikan yang amanah, mampu menyerap aspirasi, serta berkontribusi dalam memperkuat tata kelola universitas yang kolaboratif dan berintegritas.
